Candi Penataran adalah sebuah kompleks candi Hindu yang terletak di Desa Nglegok, Kecamatan Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Kompleks candi ini terdiri dari 10 candi utama yang terletak di areal seluas 3,5 hektar, serta beberapa candi kecil lainnya yang tersebar di sekitarnya.
Candi Penataran dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga, sekitar abad ke-12 Masehi. Candi ini merupakan salah satu peninggalan sejarah penting dari Kerajaan Kahuripan dan Kediri yang dikenal sebagai zaman kejayaan seni dan budaya Hindu di Indonesia.
Setiap candi di kompleks Candi Penataran memiliki arsitektur dan ornamen yang unik. Salah satu candi utama yang paling terkenal adalah Candi Panataran Agung, yang menjadi pusat dari seluruh kompleks. Candi ini memiliki ukuran yang sangat besar dengan tinggi mencapai 42 meter. Di dalam candi ini terdapat ruangan yang dulu digunakan sebagai tempat persembahan kepada para dewa Hindu.
Selain Candi Panataran Agung, terdapat pula beberapa candi lain yang tidak kalah menariknya, seperti Candi Palah, Candi Kidang, Candi Merak, dan Candi Jago. Setiap candi memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri yang membuat kompleks Candi Penataran menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang sangat populer di Indonesia.
Untuk menjaga kelestarian candi, pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya pemugaran dan pelestarian pada kompleks Candi Penataran. Tidak hanya sebagai objek wisata sejarah, kompleks Candi Penataran juga menjadi saksi bisu sejarah kejayaan seni dan budaya Hindu di Indonesia yang patut dilestarikan dan dijaga keberadaannya.

